loading

Pemasok solusi satu atap untuk plafon logam & produk fasad logam.

Renzo Piano – Sang Maestro Arsitektur Puitis

Renzo Piano – Sang Maestro Arsitektur Puitis


Renzo Piano, arsitek Italia terkemuka di zaman kita, lahir pada 14 September 1937 di Genoa dari keluarga kontraktor bangunan dan lulus dari Politecnico di Milano pada tahun 1964. Pada tahun 1998 ia dianugerahi Penghargaan Pritzker ke-20, dan atas karyanya dalam melestarikan pusat bersejarah Genoa, UNESCO menobatkannya sebagai Duta Besar Kehormatan.
Setelah meninggalkan Politecnico, Piano pertama kali bekerja di studio Louis Kahn di Philadelphia dan kemudian bersama Zygmunt Makowski di London. Pada tahun 1969 ia menerima komisi besar pertamanya—Paviliun Industri Prefektur Osaka di Jepang. Dua tahun kemudian, bersama Richard Rogers, ia memenangkan kompetisi internasional untuk Centre Pompidou di Paris. Pada tahun 1981 ia mendirikan Renzo Piano Building Workshop, dan pada tahun 2013 Presiden Italia, Giorgio Napolitano, mengangkatnya sebagai Senator Seumur Hidup.
 d25aa26ccde14aa6bb403194f3f83a1d
 u=2156374735,2057416816&fm=253&app=138&f=JPEG

Fokus pada integrasi

Perhatian utama Piano adalah memadukan seni arsitektur, teknologi, dan konteks fisik sehingga sebuah bangunan melengkapi dan bergantung pada lingkungan sekitarnya. Di Pusat Kebudayaan Tjibaou, misalnya, ia meminjam tata letak desa tradisional Kanak, mengelompokkan sepuluh "gubuk" dengan ukuran berbeda menjadi tiga dusun yang membentuk satu kesatuan multifungsi. Dengan menggunakan kasus lokal sebagai prototipe, ia mengabstraksikan struktur rangka kayunya dan mengekspresikannya kembali dalam kosakata modern, menciptakan arsitektur yang jelas kontemporer namun tetap berakar kuat dalam budaya Kanak.

Pusat Paul Klee dibangun untuk memperingati seniman Paul Klee. Dalam desainnya, Renzo Piano menanggapi medan yang landai dengan menanamkan setengah bangunan di bawah tanah, sementara setengah lainnya menampilkan fasad bergelombang yang menyatu secara harmonis dengan lanskap sekitarnya. Tiga "bukit" dihubungkan oleh "koridor museum" sepanjang 150 meter. Sayap utara menampung museum anak-anak, ruang konferensi, dan aula konser; bagian tengah berisi ruang pameran seni; dan bagian selatan menampung fasilitas penelitian dan administrasi. Di ruang pameran tengah yang melengkung, partisi pajangan digantung dari langit-langit, memungkinkan konfigurasi ulang area yang fleksibel. Atapnya ditutupi dengan tanaman hijau, yang dari kejauhan tampak seperti bukit kecil yang terintegrasi ke dalam pemandangan lokal dan menyatu sempurna dengan lingkungan alam.

下载 (2)
 OIP-C (6)
Mewakili gaya arsitektur berteknologi tinggi.
Renzo Piano memprioritaskan menampilkan teknologi konstruksi dan material industri dalam desainnya. Ia memperlihatkan komponen yang biasanya tersembunyi—seperti elemen struktural dan pipa utilitas—agar bangunan itu sendiri dapat mewujudkan estetika teknologi mutakhir.

Salah satu contoh utamanya adalah Centre Pompidou , yang ia rancang bekerja sama dengan Richard Rogers. Struktur ikonik ini menyimpang dari norma arsitektur tradisional dengan sepenuhnya memperlihatkan rangka baja, tangga, dan pipa-pipanya. Pipa-pipa tersebut dicat dengan warna-warna berbeda—merah, kuning, biru, hijau, dan putih—sesuai dengan fungsinya masing-masing. Di dalam gedung, selain kolom-kolom di sekeliling bangunan, tidak ada pilar penahan beban atau dinding tetap. Ruang-ruang didefinisikan sementara menggunakan partisi, sekat, furnitur, atau pagar yang dapat dipindahkan, memungkinkan tata letak interior untuk dikonfigurasi ulang kapan saja. Eksterior bangunan memancarkan kesan teknologi modern yang kuat dan memberikan dampak visual yang dahsyat.
 (1) (2)
 OIP-C (1) (3)
The Shard berdiri sebagai landmark London, Inggris. Dirancang oleh Renzo Piano, desainnya mengambil inspirasi dari menara dan tiang bersejarah London, serta layar kapal di Sungai Thames.
Piano menggunakan dinding tirai kaca yang rumit untuk bangunan tersebut. Fasad yang sangat ekspresif ini terdiri dari panel-panel miring yang memantulkan cahaya dan mendistorsi pola langit yang berubah-ubah. Perlakuan fasad ini memungkinkan bentuk bangunan untuk berubah seiring dengan perubahan cuaca dan musim.

Sebagai komponen kunci dari proyek regenerasi London Bridge Quarter , The Shard telah secara signifikan mendorong pembaruan perkotaan dan peningkatan industri di daerah tersebut. Gedung ini telah menarik banyak wisatawan dan investasi, serta mendefinisikan kembali cakrawala kota London.
 OIP-C (2) (3)
 OIP-C (3) (2)

Keragaman Arsitektur

Dirancang oleh Renzo Piano, Auditorium Parco della Musica di Roma adalah tempat konser multifungsi yang unik. Struktur utamanya terdiri dari tiga aula konser dengan ukuran berbeda, berbentuk seperti kumbang, dengan kapasitas tempat duduk masing-masing 700, 1.200, dan 2.800. Dilapisi panel timah, ketiga bangunan tersebut disusun secara radial mengelilingi amfiteater terbuka.
Setiap aula merupakan struktur berdiri sendiri yang memenuhi persyaratan isolasi suara yang ketat. Peralatan khusus juga dapat digunakan untuk menyesuaikan akustik alami, sesuai dengan kebutuhan berbagai genre musik. Baik desain eksterior maupun interiornya mewujudkan integrasi sempurna antara seni arsitektur modern dan fungsionalitas musik.
 OIP-C (4) (2)
 OIP-C (5) (2)
Sebelumnya
Richard Meier dan Arsitektur Putihnya
Desain Arsitektur | Sepuluh Elemen Kunci Komposisi Spasial
lanjut
direkomendasikan untuk Anda
Hubungi kami
ARCHITECTURE SERVICE
CONTACT US ANYTIME
Hak Cipta © 2025 Guangdong Disen Building Technology Co., Ltd. | Peta Situs
Customer service
detect