2. Alur Kerja Konstruksi Standar
Pasang garis horizontal elevasi langit-langit → Tandai garis tata letak jarak lunas → Pasang pipa air & listrik → Pasang batang gantungan suspensi → Pasang lunas utama → Pasang lunas sekunder → Pasang panel langit-langit penguat aluminium → Pasang strip trim tepi
3. Poin Operasi Utama
3.1 Tata Letak Garis
Gunakan alat pengukur level untuk menandai titik referensi horizontal (500 mm di atas permukaan lantai jadi) di sudut dinding/kolom, buat garis referensi tersebut, lalu tandai garis tepi bawah rangka sekunder sesuai dengan elevasi langit-langit yang dirancang (termasuk ketebalan panel dan tinggi tepi lipatan). Tandai posisi rangka utama pada pelat beton sesuai dengan gambar langit-langit, dengan deviasi horizontal maksimum yang diizinkan sebesar 5 mm.
3.2 Pemasangan Batang Gantungan Suspensi
Pasang garis elevasi langit-langit, tentukan titik pengangkatan melalui garis tengah memanjang dan melintang langit-langit. Jarak antar titik pengangkatan adalah 900-1200 mm, dipasang dengan baut ekspansi galvanis φ8. Jarak antar batang penggantung tidak boleh melebihi 1200 mm, dengan batang bantu tambahan untuk area yang terkena pekerjaan tersembunyi, balok, atau pipa.
3.3 Pemasangan Lunas
Pasang rangka khusus untuk
panel langit-langit aluminium tegak lurus terhadap arah tata letak panel, dengan jarak maksimum 1200 mm; ratakan dan kencangkan dengan baut, dan penggunaan baji kayu dilarang keras.
Hubungkan lunas utama ke batang penggantung dengan perlengkapan penggantung khusus, perpanjang dengan konektor yang sesuai, dan ratakan dengan kelengkungan tidak kurang dari 1/200 dari bentang pendek ruangan.
Pasang lunas sekunder ke lunas utama sesuai dimensi panel; tambahkan balok silang (cross tees) jika jarak antar lunas sekunder melebihi 800 mm, untuk memastikan permukaan yang rata dan seragam.
3.4 Pemasangan Panel Aluminium
Pasang panel penguat aluminium sesuai urutan yang telah ditentukan. Untuk langit-langit panel persegi, gunakan rangka sekunder bayonet tersembunyi yang dipasang pada rangka utama dengan perlengkapan khusus.
Rapikan celah antara langit-langit dan dinding sekitarnya dengan lis tepi berbentuk L yang sesuai dengan bahan panel.
Pasang lampu, detektor asap, alat penyiram air, dan ventilasi udara dengan rapi menggunakan sambungan yang rapat dan tanpa celah; sisakan lubang akses dengan material yang serasi, untuk memastikan integritas dan kekakuan struktural.
Peralatan berat di atas 3 kg (lampu, kipas angin, dll.) dilarang keras dipasang pada rangka langit-langit.